PANJI-PANJI SANGGA PUTRI KARTINI

Dalam wisuda pembentukan sangga putri, selain diberikan nama-nama yang diambil dari nama-nama para panglima laskar Putri Pangera Diponegoro juga diambil nama para sahabat dan saudara dari RA Kartini, berikut adalah panji-panji sangga Putri RA Kartini :

 

Gb. Bendera Sangga Pi 1 Lanjutkan membaca

PANJI-PANJI SANGGA PUTRA DIPONEGORO

Pada Gladhi Kuntasidi Ambalan, selain dibentuk sangga-sangga dan diwisuda dengannama-nama para panglima Pangeran Diponegoro dalam perang jawa (java oorlogh) diserahkan pula bendera sangga yang digunakan oleh masing-masing sangga, berikut adalah bendera sangga putra :

Gb. Bendera Sangga Pa 1 Lanjutkan membaca

NAMA-NAMA PANGLIMA PERANG PUTRI PANGERAN DIPONEGORO DAN NAMA SAHABAT RA KARTINI YANG DIGUNAKAN SEBAGAI NAMA SANGGA PUTRI

NAMA-NAMA PANGLIMA PERANG PUTRI PANGERAN DIPONEGORO DAN NAMA SAHABAT RA KARTINI
YANG DIGUNAKAN SEBAGAI NAMA SANGGA PUTRI

Bismillahirrahmanirrahim
Allahumma sholi ala muhammad wa ali Muhammad

Nama-nama sangga putri diambilkan dari para panglima perang putri dari prajurit Pangeran Diponegoro, dan para sahabat-sahabat RA Kartini, dan berikut adalah nama-nama tersebut :

1. Raden Ayu Pakuningrat
Pemimpin perang bergodo Langensari lasykar putri

2. Raden Ayu Cokroningrat
Pemimpin perang bergodo Langensari lasykar putri

3. Retnoningsing
Pemimpin perang Lasykar Putri bergodo Langensari

4. Raden Ayi Adiningrat
Panglima Laskar Putri Bergodo Tegal

5. Nyami
Prajurit Putri Panglima Diponegara yang dikenal dengan keberanianya

6. Den Ayu Mertanagara
Beliau istri dari Tumenggung Mertanegara dan ikut mengobarkan pertempuran.

7. Kanjeng Ratu Ageng
Ibu Pangeran Diponegara.

8. Raden Ayu Mangkubumi
Istri Pangeran Mangkubumi yang ikut membantu Pangeran Diponegoro melawanBelanda.

Lanjutkan membaca

NAMA-NAMA PANGLIMA PERANG DIPONEGORO YANG DIGUNAKAN SEBAGAI NAMA SANGGA PUTRA DI SMA N CEPER

NAMA-NAMA PANGLIMA PERANG DIPONEGORO

YANG DIGUNAKAN SEBAGAI NAMA SANGGA PUTRA DI SMA N CEPER

Bismillahirrahmanirrahim

Allahumma sholi ala muhammad wa ali Muhammad

Seperti telah dipaparkan dalam postingan sebelumnya, bahwa nama-nama sangga Ambalan Putra Diponegoro pangkalan SMA N Ceper menggunakan nama-nama Panglima Pangeran Diponegoro.  Dari 149 Panglima perang Pangeran Diponegoro, hanya diambil 15 namanya saja. Dan berikut adalah nama-nama tersebut :

 

  1. Kyai Mojo

Penasehat Spiritual Pangeran Diponegoro, beliau adalah pencipta gelar Alibasyah, sebuah gelar yang dianugerahkan kepada para panglima perang Pangeran Diponegoro. Gelar Alibasyah melekat di nama Para Panglima, dan para panglima tersebut dipanggil dengan BasyahAli. Beliau pula yang menyusun kesatuan tempur Pangeran Diponegoro menjadi empat bergodo, yaitu Bergodo Turkyo, Bergodo Larban (Pasukan santri dibawah kyai Mojo sendiri), bergodo Albyo dan Bergodo Bulkyo (Pasukan Khusus Istimewa dibawah Pimpinan Sentaot Ali Basyah Prawirodirjo

 

  1. Sangga Sentot Alibasyah Prawirodirjo

Panglima perang  Pangeran Diponegoro paling legendaris, memimpin pasukan khusus Bergodo Bulkyo  dalam usia masih muda 18 tahun, dan beliau pula yang memimpin penyerbuan ke Pos Pertahanan di Delanggu. Pasukan Sentot mempersiapkan serangan dari wilayah koripan Delanggu.

 

  1. Abdul Jayengdipuro Alibasyah

Panglima perang  syiah jawi dari bergodo Bulkyo, beliau menjadi salah satu pemimpin sayap  timur pada saat penyerbuan Pos Belanda pimpinan Letnan Van Herff di desa Klepu (desa kecil 10 kilometer dari kota klaten) pada tanggal 10 September 1828. Pasukan Van Herff adalah detasemen dari induk pasukan pimpinan Kolonel Clerens dan Mayor Busckukens.

 

  1.  Tumenggung Haji Abdul kadir Alibsya

Seorang pimpinan unit taktis dari Bergodo Bulkyo pimpinan Muhammad Bahri Alibasyah, Beliau pernah ditugaskan memimpin unit kecil dibawah pimpinan Muhammad ngusman Alibasyah, beliau bersama Haji Abdul Kadir dan Haji Musawa berhasil menewaskan perwira pasukan Belanda, Letnan De Bruyn dan Danunningrat (Bupati Magelang) saat terjadi pertempuran di Kalijengking di daerah Dinaya.

 

  1.  Pangeran Ngabehi Abdul Rachman Alibasyah

Beliau adalah Delegasi perundingan Pangeran Diponegoro pada saa Belanda mengajukan gencatan senjata. Beliau bersama dengan Kyai Mojo,  bertemu di daerah Ciran Klaten dengan pihak belanda yang diwakili Stavers dan Ibnu Kalit pada tanggal 9 Agustus 1927.  Perundingan ini gagal dan pertempuran kembali berkobar.

 

  1.  Pangeran Ngabdul Syamsu Alibasyah

Panglima perlawanan didaerah Mataram selatan, beliau di bantu oleh para perwira  Pangeran Diponegoro yang pemberani diantaranya :

Tumenggung Jayaleksana Alibasyah, Sumadiningrat Alibasyah, Pangeran Suriabranta Alibasyah.  Kyai Banderan Alibasyah.

Bergodo Larban Pimpinan Pangeran Ngabdul Syamsu Alibasyah, menghadapi pasukan Belanda pimpinan :

1. Kolonel Cochius.

2. Letnan Kolonel Sollewijn.

3. Pangeran Serang.

4. Pangeran Natadiningrat

5. Tumenggung Reksopraja.

6. Letnan Kolonel Wiranegara.

Pasukan beliau pula yang memporakporandakan Armada korvert De Haag dan korvert Deleye  di Sungai Praga.

 

  1. Pangeran Ngabubakar Ngali Alibasyah

Beliau memimpin penyerbuan terhadap pasukan pribumi yang berpihak pada Belanda pimpinan Wiroyudo di daerah Badongan. Beliau dibantu Pangeran Adiwinata Alibasyah  melakukan penghancuran Markas Belanda di daerah Sadegan dan mengobarkan perlawanan di daerah Banyumas. Perlawanan di daerah Banyumas dibantu oleh

1. Pangeran Mangkudiningrat Alibasyah.

2. Pangeran Suriaatmaja Alibasyah (Putra Pangeran Diponegoro).

3. Tumenggong Natayuda Alibasyah.

Lanjutkan membaca

AGENDA ACARA DAN MATERI GLADHI KUNTASIDI AMBALAN

Bismillahirrahmanirrahim

Allahumma Sholi ala Muhammad wa ali muhammad

 

Gladhi Kuntasidi Ambalan merupakan kegiatan yang hampir sama dengan kegiatan MOS (Masa Orientasi Sekolah) yang diselenggarakan oleh Sekolah bersama OSIS. Yakni memperkenalkan kegiatan kepramukaan kepada anggota baru Gerakan Pramuka, tujuanya adalah sebagai berikut :

 

  1. Memperkenalkan kepengurusan Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus).
  2. Memperkenalkan kepengurusan para Pembina dan  Pembantu Pembina.
  3. Memperkenalkan Dewan Kehormatan Ambalan.
  4. Memperkenalkan Pemangku Adat Ambalan.
  5. Memperkenalkan  kepengurusan Dewan Ambalan.
  6. Pembentukan Sangga
  7. Memperkenalkan sejarah Gerakan Pramuka di SMA N Ceper.
  8. Memperkenalkan perjalanan bhakti anggota Ambalan.
  9. Memperkenalkan pusaka-pusaka ambalan.
  10. Menyusun kontrak belajar selama menjadi anggota Ambalan.

 

Dengan kegiatan tersebut diharapkan anggota baru dapat memiliki gambaran kegiatan yang akan diikuti oleh anggota baru Gerakan Pramuka. Lanjutkan membaca

TAHAP PEMBENTUKAN (PANITIA) SANGGA KERJA GLADHI KUNTASIDI AMBALAN

Bismillahirrahmanirrahim

Allahuma sholi ala muhammad wa ali muhammad

Agar kegiatan Gladhi Kuntasidi Ambalan dapat berjalan dengan baik maka perlu disusun panitia pelaksana yang akan menjalankan dalam setiap sesi acara kegiatan. Panitia Pelaksana tersebut dalam Gerakan Pramuka di istilahkan dengan Sangga Kerja. Dan Berikut adalah struktur Sangga Kerja yang diperlukan (silahkan klik jika ingin diperbesar):

 

3. sto organisasi

Struktur Organisasi Sangga kerja diatas  hanya sekedar  contoh,  Dewan Ambalan dapat menyesuaikan sesuai kebutuhan. Yang ditulis diatas adalah struktur yang digunakan pada tahun 1991 sd 1993. Lanjutkan membaca

TAHAP KEDUA PERSIAPAN GLADHI KUNTASIDI AMBALAN ADALAH RAPAT KOORDINASI PENGURUS HARIANDEWAN AMBALAN

 

 177px-Pramuka,_Lambang_Dewan_Ambalan.svg

Bismilairrahmanirrahim

Allahumma sholi ala muammad wa ali muhammad,

            Setelah berkonsultasi dengan Ka Mabigus dan Ka Gudep langkah selanjutnya Pengurus Harian melakukan Rapat Koordinasi untuk mematangkan rencana Gladhin Kuntasidi Ambalan. Dalam Rapat tersebut dibuat keputusan diantaranya :

  1. Menyampaikan hasil konsultasi dengan Ka Mabigus dan Ka Gudep
  2. Penetapan Waktu Pelaksanaan Gladhi Kuntasidi Ambalan
  3. Pembentukan Sangga  Kerja Gladhi Kuntasidi Ambalan
  4. Menyiapkan materi Gladhian
  5. Menyiapkan sarana dan prasarana logistik
  6. Penyusunan Proposal kegiatan
  7. Pentepan Gladhi Bersih

 

Dewan Ambalan adalah kepengurusan dalam Ambalan yang bertugas menggerakan Ambalan. Seorang anggota Pramuka penegak dapat dipilih sebagai Dewan Ambalan  dengan syarat sudah dilantik sebagai Penegak Bantara. (lihat SK Kwarnas No 080 tahun 1988). Dewan Ambalan dibentuk oleh Formatur yang ditetapkan melalui mekanisme SIAPPITRA yang diselenggarakan setahun sekali. Dan Dewan Ambalan yang terpilih  sebelum bertugas  harus  mengikuti KPDA-Kursus Penyelenggaraan Dewan Ambalan- yang kemudian dikukuhkan sebagai Dewan Ambalan yang ditandai penyematan tanda jabatan Dewan Ambalan(lihat SK Kwarnas No 080 tahun 1988)

 

Kerena banyaknya hal yang harus dibahas, Rapat koordinasi tersebut dapat diselenggarakan lebih darisatu kali . [Aris]

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.